Páginas

Thursday, September 21, 2017

Agar Keningar Tak Menjadi Kenangan



Mata Warto berkaca-kaca ketika menceritakan kampung halamannya, Desa Keningar. Perjuangan beratnya bersama warga kampung lain untuk menghentikan pertambangan batu dan pasir, mengoyak emosinya.

Payung yang Melintasi Peradaban

Rasimun, 92 tahun, perajin payung yang tersisa dari Malang, Jawa Timur

Seperti halnya musik, payung memiliki nilai universal. Payung melintasi batas teritori negara, dikenal oleh seluruh bangsa. Baik penguasa maupun rakyat biasa memakainya di kala hujan dan panas, saat upacara kelahiran hingga kematian. Payung menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidup manusia.